Pencarian
Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial (KA) 2020-2045

Prioritas Pengembangan AI untuk Mobilitas dan Kota Cerdas

Teknologi Kecerdasan sebagai salah satu komponen penting untuk memberikan solusi tantangan kota. Indonesia dengan 98 kota dan 416 kabupaten memerlukan teknologi kecerdasan sebagai bagian dalam pembangunan

Prompter JejakAI
Kamis, 17 Juli 2025
Oleh: IP
JejakAI
Leonardo AI

BAB 7 BIDANG PRIORITAS KECERDASAN ARTIFISIAL 

7. 5. BIDANG PRIORITAS MOBILITAS DAN KOTA CERDAS 


KONSEP KOTA CERDAS TELAH DIKEMBANGKAN OLEH BERBAGAI KOTA, BAHKAN KEMENTERIAN KOMINFO TELAH MELAKUKAN GERAKAN PENGEMBANGAN  100 KOTA CERDAS INDONESIA SEJAK 2017. 


Tantangan Pengelolaan Kota 

Urbanisasi telah mempengaruhi kondisi perkotaan di hampir belahan dunia. Jumlah penduduk yang hidup di perkotaan sejak 2010 telah melebihi 50 persen bahkan sudah mendekati 60 persen dibanding yang hidup di pedesaan. Jika lajunya masih seperti sekarang, jumlah penduduk yang hidup di perkotaan pada tahun 2050 mendekati 70 persen. 

Sementara itu perkotaan memerlukan sekitar 70 dari total energi dan mengeluarkan 80 persen karbon yang akan memanaskan lingkungan dunia. Daya dukung untuk perkotaan untuk pengelolaan sampah, mobilitas, dan aktivitas lainnya memerlukan perhatian yang cukup besar. 

Kompleksitas pengelolaan perkotaan menjadi lebih rumit saat sumber daya perkotaan sangat terbatas, sementara kebutuhan semakin meningkat. 

Kota sebagai suatu sistem besar dari sistem sistem pendukung seperti sistem lingkungan, sistem sosial, sistem ekonomi, sistem energi, sistem Kesehatan, hingga sistem transportasi. Tantangan dan persoalan kota tiap hari atau bahkan tiap detik adalah sejumlah penduduk dan komponen pendukung kota, seperti jalan, sungai, bangunan, rumah sakit, pasar, hingga jumlah kendaraan. 

Hal ini memerlukan solusi yang lebih cerdas dan gegas. Sejak tahun 2010 solusi yang lebih cerdas untuk menjawab tantangan kota mulai diperkenalkan oleh bebarapa industri ataupun lembaga penelitian melalui pengembangan Kota Cerdas atau Smart City. 

Teknologi pemungkin (enabler) telah hadir sebagai solusi disrupsi, seperti Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence, Big Data, hingga Cloud Computing. Persoalan kota (sensing) segera dapat diketahui secara waktu nyata (real time) melalui IoT bisa diketahui dan dipahami (understanding) melalui pembelajaran mesin (machine learning), kecerdasan artiffisial dan lainnya untuk dapat mendukung pengambilan tindakan atau keputusan sesuai solusi yang paling optimal. 


Baca juga: Kemajuan Teknologi Iran Menghadapi Tantangan Global


Konsep kota cerdas telah dikembangkan oleh berbagai kota, bahkan Kementerian Kominfo telah melakukan gerakan pengembangan 100 Kota cerdas Indonesia sejak 2017.

Bappenas telah merencanakan juga Kota Cerdas dan Berkelanjutan sebagai salah satu perencanaan pembangunan Nasional hingga 2045. Beberapa negara juga menjadikan pembangunan Kota Cerdas menjadi salah satu prioritas pembangunan. 

Pada dasarnya Kota Cerdas adalah kota yang bisa mengelola berbagai sumber daya kota secara efisien dan efektif menggunakan solusi cerdas sedemikian rupa sehingga kualitas kehidupan kota meningkat. Solusi cerdas dapat dimaknai sebagai konstelasi antara teknologi, tata kelola, manusia dan data cerdas. 

Teknologi kecerdasan untuk solusi? 

Halaman 1 2 3
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
JejakAI
Exploring AI for Humanity
JejakAI adalah situs web yang membahas berita, tren, dan perkembangan terbaru seputar kecerdasan buatan, menghadirkan analisis mendalam serta informasi terkini tentang inovasi di dunia AI.
Copyright © 2026 JejakAI. All Rights Reserved. | dashboard