BAB 7 BIDANG PRIORITAS KECERDASAN ARTIFISIAL
7. 5. BIDANG PRIORITAS MOBILITAS DAN KOTA CERDAS
KONSEP KOTA CERDAS TELAH DIKEMBANGKAN OLEH BERBAGAI KOTA, BAHKAN KEMENTERIAN KOMINFO TELAH MELAKUKAN GERAKAN PENGEMBANGAN 100 KOTA CERDAS INDONESIA SEJAK 2017.
Tantangan Pengelolaan Kota
Urbanisasi telah mempengaruhi kondisi perkotaan di hampir belahan dunia. Jumlah penduduk yang hidup di perkotaan sejak 2010 telah melebihi 50 persen bahkan sudah mendekati 60 persen dibanding yang hidup di pedesaan. Jika lajunya masih seperti sekarang, jumlah penduduk yang hidup di perkotaan pada tahun 2050 mendekati 70 persen.
Sementara itu perkotaan memerlukan sekitar 70 dari total energi dan mengeluarkan 80 persen karbon yang akan memanaskan lingkungan dunia. Daya dukung untuk perkotaan untuk pengelolaan sampah, mobilitas, dan aktivitas lainnya memerlukan perhatian yang cukup besar.
Kompleksitas pengelolaan perkotaan menjadi lebih rumit saat sumber daya perkotaan sangat terbatas, sementara kebutuhan semakin meningkat.
Kota sebagai suatu sistem besar dari sistem sistem pendukung seperti sistem lingkungan, sistem sosial, sistem ekonomi, sistem energi, sistem Kesehatan, hingga sistem transportasi. Tantangan dan persoalan kota tiap hari atau bahkan tiap detik adalah sejumlah penduduk dan komponen pendukung kota, seperti jalan, sungai, bangunan, rumah sakit, pasar, hingga jumlah kendaraan.
Hal ini memerlukan solusi yang lebih cerdas dan gegas. Sejak tahun 2010 solusi yang lebih cerdas untuk menjawab tantangan kota mulai diperkenalkan oleh bebarapa industri ataupun lembaga penelitian melalui pengembangan Kota Cerdas atau Smart City.
Teknologi pemungkin (enabler) telah hadir sebagai solusi disrupsi, seperti Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence, Big Data, hingga Cloud Computing. Persoalan kota (sensing) segera dapat diketahui secara waktu nyata (real time) melalui IoT bisa diketahui dan dipahami (understanding) melalui pembelajaran mesin (machine learning), kecerdasan artiffisial dan lainnya untuk dapat mendukung pengambilan tindakan atau keputusan sesuai solusi yang paling optimal.
Baca juga: Kemajuan Teknologi Iran Menghadapi Tantangan Global
Konsep kota cerdas telah dikembangkan oleh berbagai kota, bahkan Kementerian Kominfo telah melakukan gerakan pengembangan 100 Kota cerdas Indonesia sejak 2017.
Bappenas telah merencanakan juga Kota Cerdas dan Berkelanjutan sebagai salah satu perencanaan pembangunan Nasional hingga 2045. Beberapa negara juga menjadikan pembangunan Kota Cerdas menjadi salah satu prioritas pembangunan.
Pada dasarnya Kota Cerdas adalah kota yang bisa mengelola berbagai sumber daya kota secara efisien dan efektif menggunakan solusi cerdas sedemikian rupa sehingga kualitas kehidupan kota meningkat. Solusi cerdas dapat dimaknai sebagai konstelasi antara teknologi, tata kelola, manusia dan data cerdas.
Teknologi kecerdasan untuk solusi?
Cybersecurity & AI: Pertarungan Antara Hacker dan Sistem Cerdas
5 bulan yang lalu
Sang Muse Algoritmik: Panduan Lengkap AI dalam Produksi Musik Modern—Dari Pembuatan Beat hingga Mastering Final Bagian Dua
6 bulan yang lalu
Sang Muse Algoritmik: Panduan Lengkap AI dalam Produksi Musik Modern—Dari Pembuatan Beat hingga Mastering Final
6 bulan yang lalu
AI dan Seni: Kiamat Kreatif atau Era Baru Kolaborasi? Panduan Lengkap untuk Seniman Digital Bagian Kedua
6 bulan yang lalu
AI dan Seni: Kiamat Kreatif atau Era Baru Kolaborasi? Panduan Lengkap untuk Seniman Digital
6 bulan yang lalu
AI untuk Skripsi: Panduan Lengkap Memanfaatkan Kecerdasan Buatan sebagai Asisten Akademik Pribadi Anda Part 2
6 bulan yang lalu